Profil Program Studi

Profil Program Studi 

Visi

Pada tahun 2029, Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (FIK UMS) menjadi pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (IPTEKS) di bidang gizi yang Islami dan memberi arah perubahan.

Yang dimaksud dengan “Pusat pendidikan dan pengembangan IPTEKS” adalah bahwa keberadaan PS Ilmu Gizi FIK UMS dan produk IPTEKS yang dikembangkan PS Ilmu Gizi FIK UMS diakui, dibutuhkan, dijadikan sebagai rujukan masyarakat, baik tingkat lokal, nasional, regional, maupun internasional. Yang dimaksud dengan “IPTEKS di bidang gizi yang Islami” adalah IPTEKS di bidang gizi yang didasarkan atas nilai Islam yaitu: tauhid (kesadaran tentang kesatuan antara pengetahuan dan nilai), ‘ilm (rasional-transendental, objektif, kritis, inovatif, kreatif, terbuka), amanah (kejujuran dan tanggung jawab), berorientasi pada ‘adl (keadilan dan kesejahteraan manusia), khalifah (ketinggian kodrat dan martabat manusia), istishlah (kesejahteraan alam semesta) dalam rangka ‘ibadah (pengabdian manusia pada Tuhan). Adapun yang dimaksud dengan “Memberi arah perubahan” adalah IPTEKS yang dikembangkan bersifat proaktif untuk memberikan arah bagi perubahan IPTEKS di bidang gizi, masyarakat, bangsa dan negara yang mampu memberi bimbingan menuju kemaslahatan kehidupan manusia.

Misi 

  1. Mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni di bidang gizi yang Islami yang berdampak positif pada terwujudnya masyarakat utama yang sehat.
  2. Mengembangkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang gizi berdasarkan nilai-nilai keIslaman.

Tujuan

  1. Menjadi program studi yang unggul dalam pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni di bidang gizi yang Islami.
  2. Menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang gizi dan Islami.
  3. Menjadi program studi yang berkelanjutan dengan tata kelola yang unggul dan Islami.

Profil Lulusan

Secara umum profil lulusan PS Ilmu Gizi FIK UMS adalah menjadi pribadi Islami yang unggul dalam penguasaan dan penerapan IPTEKS di bidang gizi untuk kebaikan bersama, memiliki wawasan keIndonesiaan dan ketrampilan hidup (lifesklill) terutama dalam kaitannya dengan keterampilan berkomunikasi dan mengelola lingkungan.

Secara khusus, lulusan PS Ilmu Gizi FIK UMS diharapkan memiliki kualifikasi sebagai berikut:

  1. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral dan etika (derivasi dari nilai amanah, ‘adl, khalifah, dan ibadah).
  2. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila (derivasi dari nilai ‘adl, khalifah, istishlah, ibadah, dan wawaasan keIndonesiaan).
  3. Berperan sebagai  warga  negara   yang bangga  dan   cinta   tanah   air,  memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa (derivasi dari nilai khalifah, wawasan keindonesiaan, dan life-skills).
  4. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama dan kepercayaan serta pendapat/temuan orisinal orang lain (derivasi dari ‘ilm, istishlah, khalifah, life-skill, dan wawasan keIndonesiaan).
  5. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial, serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan (derivasi dari nilai-nilai khalifah, istishlah, lifeskill).
  6. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara (derivasi dari nilai ‘adl, khalifah, dan lifeskills).
  7. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik (derivasi dari nilai tauhid, ‘ilm, amanah, dan ‘adl).
  8. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri (derivasi dari nilai amanah, dan life-skills).
  9. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan dan kewirausahaan (derivasi dari nilai khalifah, amanah, dan lifeskills).
  10. Ihsan dan fastabiqul khairot (derivasi dari istishlah danibadah).
  11. Mampu menginternalisasi nilai-nilai keIslaman di bidang gizi.
  12. Mampu mengelola skrining klien sebagai dasar pemberian asuhan gizi terstandar.
  13. Mampu mengelola asuhan gizi terstandar secara langsung ke klien pada kondisi sehat atau tanpa komplikasi.
  14. Mampu mengelola penyelenggaraan makanan.
  15. Mampu mengelola program penjaminan mutu makanan dan minuman.
  16. Mampu mengembangkan menu guna mendukung penyelenggaraan makanan.
  17. Mampu mengelola konseling dan edukasi gizi pada klien sesuai kondisi sasaran.
  18. Mampu mengelola pengembangan dan pemasaran produk.
  19. Mampu mengelola penelitian ilmiah bidang gizi.
  20. Mampu berkomunikasi dengan Bahasa Inggris.
  21. Mampu mengoperasikan perangkat lunak gizi.
  22. Mampu mengembangkan makanan enteral lewat pipa non-comersial.
  23. Mampu menerapkan modern food safety system.

 

1637 Total Views 2 Views Today