Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian guna mencapai visinya sebagai pusat pendidikan dan pengembangan IPTEKS yang unggul, islami, serta berorientasi pada perubahan berbasis pangan lokal. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menyelenggarakan Kuliah Umum Tele-Exercise dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan baru kepada mahasiswa mengenai peran aktivitas fisik dalam mencegah PTM serta meningkatkan pemahaman mereka terkait gizi olahraga.
Kuliah umum ini menghadirkan Dr. Mury Kuswari, S.Pd., M.Si, Ketua Asosiasi Nutrisionis Olahraga dan Konsultan Kebugaran Indonesia, sebagai pembicara utama. Kepakaran beliau dalam bidang gizi olahraga diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa dan meningkatkan minat mereka terhadap penelitian terkait gizi olahraga dan PTM. Tele-Exercise, sebagai metode olahraga berbasis daring, menjadi topik utama dalam kuliah ini karena belum pernah dibahas sebelumnya di lingkungan akademik UMS. Dengan adanya kuliah ini, mahasiswa dapat memahami bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan aktivitas fisik guna mencegah PTM.
Kegiatan ini dilaksanakan secara online melalui Zoom pada Sabtu, 8 Juni 2024, pukul 15.30 hingga 17.30 WIB, dengan jumlah peserta mencapai 109 mahasiswa. Selain sesi ceramah, kuliah umum ini juga mencakup demonstrasi beberapa gerakan aktivitas fisik yang mudah dilakukan oleh pekerja, sehingga peserta tidak hanya mendapatkan teori tetapi juga praktik langsung mengenai olahraga yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Format interaktif ini memungkinkan mahasiswa untuk lebih memahami konsep tele-exercise dan manfaatnya dalam menjaga kesehatan.
Secara keseluruhan, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses, meskipun terdapat kendala dalam sesi tanya jawab karena keterbatasan waktu di sore hari. Diharapkan, kuliah umum ini dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya aktivitas fisik dalam pencegahan PTM serta mendorong lebih banyak penelitian di bidang gizi olahraga. Dengan adanya inovasi seperti tele-exercise, mahasiswa dapat lebih siap menghadapi tantangan kesehatan global dan berkontribusi dalam pengembangan strategi pencegahan PTM berbasis ilmu gizi.
