Surakarta – Program Studi S1 Ilmu Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Proses Belajar Mengajar (PBM) pada Selasa (28/7) sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu akademik dan persiapan penyelenggaraan pembelajaran Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran sekaligus menyusun langkah-langkah pengembangan yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan.

Firmansyah, S.St., M.Gz., selaku Ketua Program Studi S1 Ilmu Gizi FIK UMS menyampaikan bahwa evaluasi rutin menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pembelajaran. “Masukan dari mahasiswa, hasil evaluasi dosen, dan refleksi bersama dosen menjadi landasan untuk terus melakukan penyempurnaan proses pembelajaran sehingga kualitas lulusan yang dihasilkan semakin baik,” jelasnya.
Evaluasi dilakukan setelah berakhirnya Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dengan melibatkan seluruh dosen pengampu mata kuliah. Berbagai aspek pembelajaran menjadi fokus pembahasan, mulai dari hasil audiensi bersama mahasiswa, Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDOM), hingga pemanfaatan Sistem Pembelajaran Daring (SPADA/LMS) sebagai media pendukung proses belajar mengajar. Melalui evaluasi tersebut, program studi mengidentifikasi capaian, tantangan, serta peluang perbaikan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran pada semester berikutnya.
Selain mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran, rapat juga membahas perkembangan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Rekapitulasi kegiatan tersebut menjadi bagian dari pemantauan kinerja program studi sekaligus memastikan keterkaitan antara pembelajaran, penelitian, dan pengabdian dalam mendukung pengembangan keilmuan di bidang gizi.
Sebagai persiapan memasuki Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027, rapat menghasilkan sejumlah tindak lanjut, di antaranya koordinasi penyusunan dan pengembangan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) serta modul pembelajaran yang disesuaikan dengan capaian pembelajaran lulusan dan perkembangan ilmu gizi. Penyusunan perangkat pembelajaran tersebut diharapkan mampu mendukung proses pembelajaran yang lebih sistematis, relevan, dan adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa.

Rapat koordinasi dilaksanakan melalui sesi pemaparan data, diskusi, dan pleno. Agenda meliputi penyampaian rekapitulasi EDOM, hasil audiensi mahasiswa, evaluasi pemanfaatan SPADA/LMS, pembahasan perkembangan penelitian dan pengabdian dosen, hingga pembagian penyusunan RPS dan modul untuk setiap kelompok bidang ilmu. Seluruh rangkaian diskusi diarahkan untuk menghasilkan rekomendasi yang dapat diimplementasikan dalam penyelenggaraan pembelajaran semester berikutnya.
Melalui kegiatan evaluasi ini, Program Studi S1 Ilmu Gizi FIK UMS menegaskan komitmennya dalam menerapkan budaya penjaminan mutu secara berkelanjutan. Evaluasi yang dilakukan secara berkala diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, tetapi juga mendukung terciptanya lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan perkembangan ilmu gizi serta kebutuhan masyarakat.
