Surakarta – Program Studi S1 Ilmu Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan Ucap Janji Pra Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi mahasiswa Tahun Akademik 2026/2027 pada Kamis (23/7) di Assalaam Syariah Hotel, Sukoharjo. Kegiatan ini menjadi simbol kesiapan mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah ke dalam praktik profesional di berbagai institusi pelayanan gizi.
Dalam laporan akademik yang disampaikan Kepala Laboratorium Lanjut Program Studi S1 Ilmu Gizi, Dr. Siti Nurokhmah, S.Gz., M.Sc., dijelaskan bahwa PKL merupakan mata kuliah wajib sesuai kurikulum Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia (AIPGI). Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional melalui praktik di bidang gizi masyarakat, dietetik, dan industri jasa pangan.

Sebelum diterjunkan ke lahan praktik, mahasiswa telah mengikuti serangkaian tahapan persiapan yang meliputi asistensi keterampilan, pembekalan selama dua minggu, post-test, hingga skrining kesehatan. Materi pembekalan mencakup gizi klinik, gizi masyarakat, industri jasa pangan, keselamatan kerja, profesionalisme, serta penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Seluruh mahasiswa juga telah memenuhi persyaratan akademik, menyelesaikan asesmen keterampilan, serta dinyatakan negatif berdasarkan hasil pemeriksaan HBsAg sehingga memenuhi syarat untuk mengikuti Praktik Kerja Lapangan.
Bagi mahasiswa, persiapan tersebut tidak hanya menjadi bekal akademik, tetapi juga proses membangun kesiapan mental sebelum memasuki dunia praktik. Salah satu mahasiswa, Salwa Yumna Muthi’ah, mengaku sempat merasa gugup menjelang keberangkatan ke lahan praktik karena untuk pertama kalinya harus berhadapan langsung dengan masyarakat.

“Awalnya cukup deg-degan karena ini pertama kali benar-benar terjun ke lapangan. Saya sempat khawatir apakah ilmu yang selama ini dipelajari sudah cukup matang untuk diterapkan di masyarakat,” ungkapnya.
Untuk mempersiapkan diri, Salwa aktif mencari informasi mengenai lokasi praktik dengan berdiskusi bersama dosen dan kakak tingkat. Ia juga kembali mempelajari materi-materi yang telah diperoleh selama perkuliahan, termasuk Nutrition Care Process (NCP), serta menyusun langkah-langkah wawancara sebagai bekal saat melakukan pengkajian di masyarakat.
Menurutnya, Praktik Kerja Lapangan menjadi kesempatan untuk membandingkan teori yang dipelajari di kelas dengan kondisi nyata di lapangan. Ia berharap pengalaman tersebut dapat memperluas wawasan, melatih profesionalisme, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam menganalisis permasalahan gizi yang dihadapi masyarakat.
“Saya berharap selama praktik bisa terus belajar, banyak bertanya, melihat kondisi nyata di masyarakat, dan memahami bagaimana memberikan solusi berdasarkan fakta di lapangan. Semoga ilmu yang diperoleh di kelas bisa semakin matang ketika diterapkan secara langsung,” tuturnya.
Pada Tahun Akademik 2026/2027, sebanyak 159 mahasiswa akan mengikuti rangkaian PKL yang diawali dengan Praktik Kerja Masyarakat (PKM) pada 27 Juli hingga 29 Agustus 2026 di 39 puskesmas yang tersebar di Kabupaten Boyolali, Karanganyar, Sukoharjo, dan Semarang. Selanjutnya, mahasiswa akan melaksanakan Praktik Kerja Industri Jasa Pangan (PKIJP) selama tiga minggu dan Praktik Kerja Dietetik (PKD) selama lima minggu di 17 rumah sakit mitra di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Rangkaian praktik akan ditutup dengan kunjungan akademik ke Dinas Kesehatan Kabupaten sebagai penguatan kompetensi di bidang manajemen program gizi.

Melalui kegiatan Ucap Janji Pra PKL, Program Studi S1 Ilmu Gizi FIK UMS berharap seluruh mahasiswa senantiasa menjunjung tinggi etika profesi, menjaga profesionalisme, serta mengutamakan keselamatan diri, pasien, dan masyarakat selama menjalani praktik. Pengalaman belajar di lahan diharapkan mampu membentuk lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga adaptif, kritis, dan siap memberikan kontribusi nyata dalam pelayanan gizi di berbagai sektor. (zf)
